
Kegiatan ini menekankan pentingnya ‘Sadari’ atau periksa payudara sendiri sebagai upaya deteksi dini kanker.
Unesa.ac.id. SURABAYA–Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan anggota dan keluarga besar kampus. Melalui kerja sama dengan Lembaga Kanker Indonesia, DWP Unesa menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk bahaya kanker dan pencegahannya, pada Rabu, 24 September 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat Kampus Lidah Wetan ini digagas sebagai bentuk kepedulian DWP terhadap meningkatnya kasus kanker, khususnya kanker payudara dan serviks yang rentan dialami perempuan.
Ketua DWP Unesa, Endah Purnomowati Nurhasan mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan semacam ini akan terus dilanjutkan dengan tema-tema kesehatan lain yang relevan. Penyuluhan kesehatan ini penting, untuk memperkuat kesadaran bersama dalam meningkatkan kesehatan.
“Kami ingin anggota DWP tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga termotivasi menjaga kesehatan diri dan keluarga sejak dini. Kesehatan menjadi pondasi penting dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera dan harmonis,” ungkapnya.
Melalui kerja sama strategis dengan Lembaga Kanker Indonesia, DWP Unesa berharap kegiatan ini dapat memberi dampak nyata. Selain meningkatkan kesadaran anggota terhadap kesehatan, program ini juga sejalan dengan komitmen DWP untuk menghadirkan keluarga yang tangguh, berdaya, dan sehat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kampus yang peduli pada kesejahteraan bersama.

www.unesa.ac.id
Wakil Dekan II FMIPA Unesa, Dian Novita, yang turut hadir dalam acara, menyampaikan bahwa penyuluhan ini sangat penting untuk membuka wawasan anggota DWP agar lebih peka dalam melakukan pencegahan sejak dini.
“Kita berupaya memperkuat pemahaman terkait bahaya kanker, terutama yang kerap menyerang perempuan, agar bisa dikenali sejak awal, dicegah, dan ditangani lebih cepat. Dengan begitu, kita bisa mengurangi risiko yang lebih serius di kemudian hari,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yoppi Yeremia Alexander dari Lembaga Kanker Indonesia menyampaikan materi terkait tanda-tanda kanker payudara dan serviks. Ia menekankan pentingnya melakukan ‘Sadari’ atau periksa payudara sendiri sebagai langkah deteksi dini sederhana yang bisa dilakukan di rumah.
Menurutnya, kesadaran melakukan ‘Sadari’ secara rutin dapat membantu perempuan mengenali gejala lebih cepat sehingga penanganan medis dapat dilakukan segera.
Selain paparan materi, acara ini juga dikemas lebih interaktif melalui sesi kuis singkat untuk menguji pemahaman para peserta. Antusiasme peserta tampak dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan sekaligus berbagi pengalaman seputar kesehatan.[]
***
Reporter Internship: Rosvelia Anggita Putri Ananta (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: