
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Ratusan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Gelombang 1 Tahun 2026 mengikuti Senam Kebugaran di halaman Gedung PPG, Kampus II Lidah Wetan, pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan karakter, kedisiplinan, serta kesiapan fisik bagi para calon pendidik sebelum terjun langsung ke lapangan.
Program bugar jasmani ini dilaksanakan secara rutin setiap pekan guna memastikan mahasiswa memiliki kesiapan mental dan ketahanan fisik yang prima. Kepala BPPG Unesa, Fatkhur Rohman Kafrawi menyatakan bahwa agenda ini merupakan salah satu program unggulan dalam mencetak calon guru yang tidak hanya profesional secara akademik, tetapi juga bugar secara jasmani dan rohani.
"Dalam senam kebugaran ini, para mahasiswa mempraktikkan Senam Guru Indonesia yang diciptakan oleh Tim Unesa. Karya ini bahkan telah memperoleh rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)," ucapnya.
Menjelang pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) yang dimulai pekan depan, para mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan senam tersebut di sekolah tempat praktik mengajar masing-masing.
Dengan mengajak peserta didik dan guru berolahraga bersama, budaya hidup sehat diharapkan dapat tercipta di lingkungan sekolah. Langkah ini sejalan dengan misi menjadikan guru sebagai sosok teladan (role model) yang bugar sekaligus mampu mengedukasi kebiasaan hidup sehat sebagaimana dicanangkan pemerintah.

www.unesa.ac.id
Agus Setiawan, salah satu peserta dari bidang studi PJKR, menilai kegiatan ini sangat relevan untuk membangun kebiasaan hidup aktif dan produktif. Menurutnya, aktivitas fisik di pagi hari sangat penting untuk membentuk kedisiplinan dan kesiapan dalam menjalankan perkuliahan maupun praktik mengajar.
"Kegiatan ini membiasakan mahasiswa untuk memulai hari dengan aktivitas positif, yang berdampak langsung pada kesiapan mental kami di sekolah nanti," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Nisrina Betari Athillah dari prodi PGSD mengapresiasi variasi gerakan senam yang menggabungkan Senam Guru Indonesia dengan senam aerobik. Ia menyebutkan bahwa gerakan yang diajarkan sangat ramah bagi anak-anak, sehingga mudah untuk diterapkan saat PLP nanti.
Terlebih lagi, Senam Guru Indonesia merupakan bagian dari materi Ujian Tengah Semester (UTS), sehingga setiap mahasiswa diwajibkan untuk menguasai dan menghafal gerakannya dengan baik.
Melalui komitmen ini, PPG Unesa terus mengawal implementasi kebijakan kebugaran nasional agar peserta didik tetap sehat dan guru dapat menjadi pionir dalam menjaga gaya hidup sehat di lingkungan pendidikan Indonesia. ][
***
Reporter: Mochammad Ja’far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: