
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA— Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus memperkuat internasionalisasi melalui implementasi kolaborasi riset global di bidang pedagogi dan pembelajaran multibahasa. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan, relevansi kurikulum, serta daya saing perguruan tinggi di tingkat global.
Penguatan internasionalisasi tersebut diwujudkan melalui keterlibatan dosen PGSD Unesa dalam jejaring riset internasional yang terafiliasi dengan Centre for Pedagogic Research (CPCECPR), The Hong Kong Polytechnic University (PolyU), Hong Kong.
Melalui jejaring ini, dosen PGSD Unesa terlibat dalam kolaborasi lintas negara yang berfokus pada pengembangan riset pedagogi dan pembelajaran multibahasa di jenjang sekolah dasar.
Kolaborasi tersebut membuka ruang pertukaran gagasan dan perspektif global yang dapat diselaraskan dengan kebutuhan dan karakteristik pendidikan dasar di Indonesia.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, pada 18 Desember 2025 tim dosen dan peneliti PGSD Unesa, yakni Zulfin Rachma Mufidah, dan Maretha Dellarosa bersama tim dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), melaksanakan diskusi kolaborasi riset internasional.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun arah dan fokus penelitian bersama, khususnya dalam pengembangan pembelajaran multibahasa yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di tingkat sekolah dasar.

www.unesa.ac.id
Kolaborasi lintas institusi dan lintas negara tersebut, jelas Zulfin, dipandang sebagai langkah penting dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan berdampak. Selain mendorong penguatan substansi keilmuan, kerja sama internasional juga berkontribusi pada peningkatan reputasi akademik perguruan tinggi Indonesia di kancah global.
“Melalui sinergi ini, hasil riset diharapkan mampu menjawab tantangan pendidikan dasar di era globalisasi dan keragaman bahasa,” ujarnya.
Internasionalisasi Prodi PGSD Unesa juga diperkuat melalui keterlibatan dosen dalam berbagai organisasi dan komunitas akademik internasional, terutama yang bergerak di bidang bahasa, sastra, dan storytelling.
Partisipasi aktif dalam jejaring tersebut mendukung pertukaran praktik baik, pengembangan inovasi pembelajaran, serta integrasi perspektif global dalam pendidikan dasar.
Selain itu, keikutsertaan dosen PGSD Unesa dalam forum dan workshop internasional, termasuk kegiatan storytelling tingkat Asia, menjadi sarana strategis untuk memperluas jejaring global.
Pengalaman internasional tersebut memberikan kontribusi penting dalam memperkaya praktik pembelajaran bahasa di sekolah dasar, sekaligus menjadi referensi dalam penguatan kurikulum dan peningkatan kualitas pembelajaran.
“Upaya ini sejalan dengan visi civitas untuk berperan aktif dalam pengembangan pendidikan dasar yang berkualitas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Zulfin. [ ]
***
Penulis: Puput Saputra
Editor: @zam*
Foto: Tim PGDS Unesa
Share It On: