
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Direktorat Pendidikan dan Transformasi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Mata Kuliah Pengembangan Karier bertajuk “Smart Career Strategy for Impactful Student.” Kegiatan yang berlangsung selama empat hari yang diikuti para dosen itu dimulai pada Rabu, 21 Januari 2026, di Auditorium Fakultas Kedokteran dan dilanjutkan di Gedung Rektorat Kampus Lidah Wetan.
Direktur Pendidikan dan Transformasi Pembelajaran Unesa, Rooselyna Ekawati, saat membuka acara menekankan bahwa mata kuliah ini merupakan respons konkret universitas terhadap kebutuhan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Menurutnya, pembekalan karier sejak dini menjadi fasilitas istimewa yang bahkan memicu sentimen positif dari alumni.
Guru besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) itu menyoroti realitas tuntutan di dunia industri, khususnya dalam proses rekrutmen BUMN, di mana kendala utama lulusan sering kali bukan pada kompetensi akademik atau hard skill, melainkan pada aspek sikap (attitude) dan etika.
"Persoalannya kerap muncul pada hal mendasar seperti kerapian, estetika, hingga etika berkomunikasi. Mata kuliah ini hadir untuk membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara karakter dan memiliki kesiapan profesional di tingkat global," jelas Rooselyna.
Dalam ToT ini, Unesa menggandeng mitra strategis Kinobi Asia, penyedia layanan kesuksesan mahasiswa berbasis AI asal Singapura. Dua perwakilan Kinobi, Dinda Angkotasan dan Najla Afiyah, memaparkan 15 modul pembelajaran yang akan menjadi acuan mata kuliah selama satu semester penuh.

www.unesa.ac.id
Dinda Angkotasan menegaskan bahwa pengembangan karier bukan sekadar pelengkap kurikulum, melainkan jembatan krusial agar mahasiswa tidak "terjun bebas" ke dunia kerja tanpa peta yang jelas. Program ini dirancang melalui pendekatan Project-Based Learning yang disusun secara progresif.
Pembelajaran dimulai dengan proses self-discovery untuk mengenali potensi diri, diikuti dengan penguatan personal branding, optimalisasi LinkedIn, hingga riset industri. Mahasiswa juga dibekali keterampilan teknis seperti penyusunan CV yang ATS-friendly dan strategi menghadapi berbagai tahapan rekrutmen, mulai dari diskusi kelompok hingga negosiasi gaji.
Selain aspek teknis, mahasiswa diajak memahami etika kerja dan budaya organisasi agar memiliki ketahanan di tempat kerja. Seluruh rangkaian ini akan menghasilkan luaran nyata berupa portofolio profesional dan rencana aksi karier pascakelulusan.
Sebagai penutup rangkaian ToT, Unesa juga akan menghadirkan pakar psikologi dari Universitas Airlangga, Seger Handoyo dan Rahkman Ardi, pada 28 Januari mendatang. Kehadiran mereka bertujuan untuk memperkuat dimensi psikologis mahasiswa, terutama terkait kesiapan mental dan ketahanan dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang penuh ketidakpastian.][
***
Reporter: Tarisa Adistia (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: